Dr. Sabaruddin Dahlan dkk. Terbitkan Jurnal Pembelajaran Matematika Anak Autis

Banyak orang yang beranggapan bahwa anak berkebutuhan khusus tidak perlu belajar matematika, tapi banyak di antara mereka yg memiliki keistimewaan dalam pembelajaran matematika, seperti halnya anak autistik.


Dr. Sabaruddin Dahlan dkk. Terbitkan Jurnal Pembelajaran Matematika Anak Autis
Sabaruddin Dahlan, Ph.D

Penelitian yang berjudul Student with special needs and mathematics learning: A case study of an autistic student yang dilakukan oleh Dr. Sabaruddin Dahlan dkk. akan berbagi info penting terkait pembelajaran Matematika anak autistik.

Menurutnya, tidak ada satu metode khusus untuk mengajarkan matematika kepada anak autis, sama seperti kita mengajar anak pada umumnya. Setiap anak memiliki cara belajar tersendiri yang ia sukai, tentunya dengan kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing. 


Hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengenal tingkat kemampuan dan kebutuhan anak melalui hasil dari identifikasi dan asesmen. Hasil ini akan memberi wawasan yang luas kepada seorang guru untuk mencari metode dan strategi pengajaran yang paling berhasil.

Penelitian ini menggunakan Desain Penelitian Kualitatif Studi Kasus (Qualitative Case Study Research). Hasil dari penelitian mendapatkan bahwa dalam pembelajaran Matematika untuk anak autis, cara yang paling unik adalah materi pelajaran matematik yang disajikan harus dalam bentuk pembelajaran kontekstual dengan memberikan contoh langsung kepada anak. Di samping itu untuk meningkatkan pemahamannya, anak langsuung dihadapkan kepada objek nyata, dan guru harus konsisten untuk mengulang-ulang instruksi dan penjelasan yang diberikan.

Selain itu, media pembelajaran juga menjadi perhatian penting bagi guru. Sebagai pengetahuan bagi kita bahwa sebagian besar anak autis sangat sensitif atau bahkan tidak responsif terhadap rangsangan-rangasangan dari sensoris/ indera. 
Oleh karena itu pemilihan warna dalam media pembelajaran juga harus menjadi perhatian penting, karena biasanya anak autis akan melihat dulu dan memperhatikan dengan seksama baru selanjutnya mereka akan membuat sebuah keputusan, tertarik untuk belajar atau malah sebaliknya tidak menunjukkan respon atau malah “memberontak” untuk belajar. 

Setiap hari kami melakukan observasi langsung dan membuat anekdot untuk anak. Dalam menggali informasi terkait kondisi anak, kami melakukan wawancara guru dan orang tua. Biarkan kemampuan, kelemahan, kebutuhan, dan kondisi anak menjadi panduan bagi kita, agar kita dapat membawanya dan mengajarkannya sejauh yang ia mampu. Rintangan pasti akan dihadapi, tapi jangan khawatir jika anak mengalami banyak masalah sepanjang proses pembelajaran, berikan mereka banyak cinta dan kesabaran, Insha Allah, Allah akan memberi solusi terbaik untuk anak-anak special ini.“tambah Sabaruddin”.

Sabaruddin Dahlan, Ph.D adalah dosen di IAIN Langsa dan merupakan alumni Sarjana Pendidikan Matematika UIN Ar-Raniry, Magister Sains Matematika ITS Surabaya, dan Doctor of Philosophy bidang Matematika Sultan Idris Education University,Malaysia. Selain itu beliau pernah menjabat Kepala Perpustakaan IAIN LANGSA dan sekarang sebagai Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu IAIN Langsa.

Download artikel Sabaruddin Dahlan, Ph.D dkk. 

Student with special needs and mathematics learning: A case study of an autistic student

Dosen ini Bagi Trik Jitu Pembelajaran Matematika Anak Autis

Post a Comment for "Dr. Sabaruddin Dahlan dkk. Terbitkan Jurnal Pembelajaran Matematika Anak Autis "