Pengertian Sekolah Inklusif

Pengertian Sekolah Inklusif
Sumber gambar: sg.news.yahoo.com

Sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif merupakan sekolah yang efektif. Sekolah inklusif adalah tempat dimana:
  1. Ada etos inklusif yang dipahami oleh staf, orang tua, kepala sekolah , murid dan komite sekolah;
  2. Pencapaian belajar siswa dinilai, diketahui dan dikenal; 
  3. Meningkatkan kualitas mengajar dan belajar bagi semua murid merupakan perhatian yang konsisten dari manajer senior; 
  4. Kesejahteraan seluruh urusan murid dan dimana sikap, nilai dan tingkah laku secara terus menerus dikembangkan dan dibentuk; 
  5. Staf, murid dan orang tua saling menghargai satu sama lain; 
  6. Manajer senior bergerak dan menyusun strategi untuk memastikan bahwa semua murid melakukan perbaikan. 
Sekolah harus menawarkan kurikulum inklusif. Setiap sekolah harus memiliki sistem yang sesuai agar bisa mengidentifikasi kebutuhan yang berbeda bagai kelompok murid yang berbeda dan untuk meyakinkan bahwa penyelenggaraannya memenuhi semua kebutuhan tersebut.

Secara esensial, ada lima prinsip yang diperlukan dalam mengembangkan kurikulum yang lebih inklusif, hal tersebut membutuhkan komitmen untuk:
  1. Menghargai semua murid;
  2. Menyiapkan kegiatan belajar yang dapat menantang perkembangan individu dan kelompok; 
  3. Merespon murid yang memerlukan kebutuhan belajar yang berbeda; 
  4. Mengatasi batasan yang menghambat belajar dan penilaian bagi individu dan kelompok; dan 
  5. Memanfaatkan sebaik mungkin sumber-sumber yang ada. 
Code of Practice (2001) menyatakan bahwa: 

Anak- anak dan anak muda yang memperlihatkan ciri-ciri kelainan emosi dan perilaku, akan menarik diri dan terisolasi, merusak dan mengganggu, hiperaktif dan kurang konsentrasi; anak-anak dengan keterampilan sosial yang lemah; mereka akan memperlihatkan perilaku beda mulai dari berkebutuhan khusus yang rumit, sebagian mungkin memerlukan bantuan atau konseling, atau untuk semua, adalah sebagai berikut:
  1. Rancangan mengajar fleksibel.
  2. Membantu perkembangan kompetensi sosial dan kedewasaan emosional. 
  3. Membantu dalam menyesuaikan harapan- sekolah dan rutinitas. 
  4. Membantu pemerolehan keterampilan interaksi positif dengan teman sebaya dan dengan orang dewasa. 
  5. Mengkhususkan pendekatan perilaku dan kognitif. 
  6. Memfokusulang untuk mengurangi perilaku yang berulang dan merusak diri sendiri. 
  7. Penyediakan kelas dan sistem sekolah yang mengontrol atau menangan perilaku yang lain dan mendorong menanamkan perilaku positif. 
  8. Menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung. 

Post a Comment for "Pengertian Sekolah Inklusif"