Kiat-Kiat Pelaksanaan Belajar dari Rumah bagi Peserta Didik Disabilitas Rungu

Hai sobat pembelajar!

Masa pandemi Covid-19 telah mengubah semua sistem pendidikan. Sebelum ini kita dapat bertatap muka langsung dengan peserta didik. Bercanda, tertawa, dan belajar dengan kegembiraan.
Namun, selama kondisi pandemi Covid-19, semua kegembiaraan itu terasa sirna karena sistem tatap muka beruban menjadi daring atau belajar online.

Situasi ini membuat guru harus memikirkan strategi yang menarik agar peserta didik dapat belajar dengan maksimal walaupun tanpa tatap muka langsung.

Apakah sobat guru untuk untuk peserta didik disabilitas rungu?

Atau juga orang tua yang memiliki buah hati dengan hambatan pendengaran (tunarungu)?

Nah, kali ini www.suryadisabilitas.com akan berbagi tentang tentang strategi atau  kiat-kiat pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) bagi peserta didik disabilitas rungu.

Apa saja kiat-kiatnya? Yuk, kita simak bersama.

Berikut beberapa strategi atau kiat-kiat pelaksanaan BDR bagi peserta didik disabilitas rungu, yaitu:
  1. Peserta didik disabilitas rungu (PDPDR) yang masih memiliki sisa pendengaran, dapat menggunakan alat bantu dengar. Guru dan pendamping berbicara dengan ujaran yang jelas, tempo bicara tidak terlalu cepat, intonasi jelas serta tidak terjadi kebisingan latar (kondisi rumah tidak bising).
  2. Pada saat pembelajaraan, peserta didik dan pendamping duduk berdampingan menghadap monitor laptop atau gawai. Pastikan peserta didik dapat melihat wajah pendamping saat berbicara agar dapat membaca bibir/ujaran dengan mudah.
  3. Tulis atau gambar poin-poin penting pada kertas atau papan tulis (jika tersedia) dan gunakan alat bantu visual. Gunakan isyarat untuk memperjelas pemaknaannya.
  4. PDPDR yang memiliki peralatan dan kemampuan teknologi yang memiliki fasilitas visual baik virtual, video, gambar, maupun teks, yang dapat dilakukan melalui teleconference aatu LMS, sehingga pembelajarannya dapat berlangsung lebih interaktif.
  5. Beberapa peran guru/orang tua dalam membantu pembelajaran bagi PDPDR antara lain: (a) Memberikan lebih banyak waktu agar peserta didik dapat memahami topik yang disajikan, (b) Menggunakan berbagai media sebagai stimulus (tulisan, gambar, suara, sentuhan) saat menyajikan konten baru, (c) Memeriksa secara sistematis apakah peserta didik memahami konten, istilah dan definisi utama.
  6. Menggunakan versi teks yang diedit, diringkas, disederhanakan.
  7. Menggunakan banyak contoh dari kehidupan sehari-hari, gambar, eksperimen yang dapat dikaitkan dengan hal-hal yang sudah diketahui.
  8. Menerapkan lebih sedikit tugas, dan mengaturnya untuk memulai dengan tugas yang mudah sampai dengan yang sulit.
Semoga informasi ini bermanfaat ya. Terima kasih telah setia bersama www.suryadisabilitas.com.

Sumber: 
Panduan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas Selama Masa Pandemi COVID 19, Kemdikbud, 2010

Post a Comment for " Kiat-Kiat Pelaksanaan Belajar dari Rumah bagi Peserta Didik Disabilitas Rungu"